Cart 0
kammi2

KAMMI, Beyond Politics

Jalan pertama KAMMI mungkin adalah politik; ketika KAMMI mengklaim diri sebagai bagian dari aktor dan “anak kandung” Reformasi. Namun demikian, zaman semakin berkembang. 20 tahun sudah berlalu tak terasa. Ada banyak pilihan yang tersedia di luar sana. Ada banyak jalan yang bisa diambil. Dan ada banyak senior yang menempuh jalan berbeda tanpa harus memusingkan berpolitik dalam partai.

Di titik inilah gagasan tentang “Beyond Politics” punya relevansi. Ambil, misalnya, satu tulisan menarik tentang “Homo Islamicus”. Baginya, menjadi Muslim bukan hanya cukup dengan identitas, tapi juga nilai dan perilaku. Konsekuensinya, ber-KAMMI bukan hanya sekadar bangga dengan atribut atau alumni yang “sukses” dengan politik, tetapi juga memahami, meresapi, dan mengaktualisasikan ideologi gerakan secara kreatif.

Prolog: Ahmad Rizky M Umar
Diskursus panjang tentang ideologi menjadi percuma jika tidak dapat terimplementasi pada suatu sistem gerak yang tepat. Beyond Politics merupakan anasir dari rentetan panjang daftar inventaris masalah kader KAMMI yang saat itu terpola pada satu ruang, yaitu politik praktis. Padahal segmentasi kehidupan yang akan dilewati oleh kader KAMMI yang multi sektor ini sangat luas. Sayang sekali jika harus dipaksakan untuk di tarik pada segmen politik praktis yang kian hari partai politik mengalami dekadensi kepercayaan oleh persoalan-persoalan remeh temeh jauh dari urusan keumatan.

Rp52,000

Weight 200 g

Be the first to review “KAMMI, Beyond Politics”